Menelaah Pemikiran C.A. Van Peursen: Teori Fungsional dalam Lintasan Perspektif Islam

Penulis

Kata Kunci:

C.A. Van Peursen, teori fungsional, perspektif Islam

Abstrak

Pemikiran C.A. Van Peursen mengenai teori fungsional menawarkan perspektif bahwa perkembangan kebudayaan manusia mencapai tahap ketika ilmu pengetahuan dan berbagai aspek kehidupan dinilai berdasarkan fungsi serta kemanfaatannya. Orientasi tersebut memberikan kontribusi terhadap kemajuan peradaban, namun juga berpotensi melahirkan kecenderungan pragmatis apabila tidak disertai landasan moral. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis teori fungsional C.A. Van Peursen dalam lintasan perspektif Islam. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap karya-karya C.A. Van Peursen sebagai sumber primer serta berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan sebagai sumber sekunder. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, interpretasi, analisis komparatif, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori fungsional Van Peursen memiliki relevansi dengan perspektif Islam karena sama-sama menempatkan ilmu sebagai sarana yang memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Namun, Islam memberikan dimensi yang lebih komprehensif dengan menjadikan tauhid, akhlak, sebagai landasan dalam pemanfaatan ilmu. Dengan demikian, teori fungsional tidak bertentangan dengan ajaran Islam, tetapi memerlukan penguatan nilai-nilai ilahiah agar fungsi ilmu dan kebudayaan tidak hanya berorientasi pada efektivitas dan kemanfaatan praktis, melainkan juga pada terwujudnya kemaslahatan serta peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30